Showing posts with label OPINI. Show all posts
Showing posts with label OPINI. Show all posts

Monday, May 14, 2018

Berbeda untuk saling mencintai

 

sumber detik.com


     Berbeda itu adalah takdir
Berbeda itu tidak dapat di satukan, tapi dapat disesuaikan.
Berbeda itu bukanlah suatu problem, tapi adalah solusi. Solusi untuk adanya saling penyertian antar pribadi.
Berbeda itu perlu di syukuri karena itu adalah karya terindah Tuhan kepada umatNya untuk saling melengkapi.

     Mencintai perbedaan adalah cara kita mencintai Tuhan,
Mencintai perbedaan itu adalah perlakuan mulia karena kita dapat menerima kekurangan dan kelebihan kita
Mencintai perbedaan itu berarti kita benar paham akan hakikat manusia itu sendiri
Mencintai perbedaan sama dengan kita menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa
Mencintai perbedaan brati kita menolak paham radikalisme

   Mari putra-putri bangsa, dengan perbedaan kita bangun benteng yang kokoh, menghalang semua niat jahat untuk memecah belah bangasa kita.
Dengan satu tekad, niat, dan tindakan menjadikan perbedaan ini, menjadi tujuan dan visi misi kita yakni menjadi bangsa yang mengutamakan nilai toleransi antar umat manusia

    Bangkit dan katakan kami cinta perbedaan.
Berteriak lantang dan katakan kami berbeda bukan untuk bermusuhan
Kami berbeda bukan untuk saling mengucilkan
Kami berbeda bukan untuk saling memfitnah
Kami berbeda bukan untuk meniadakan satu dengan yang lain
Kami berbeda bukan untuk saling menakuti
Kami berbeda bukan untuk anarkis
Tapi kami berbeda untuk saling mencintai, saling mengingatkan, untuk saling menolong, dan saling menjaga.

Thursday, November 30, 2017

ANTARA CINTA DAN KEGILAAN (refleksi cinta remaja dimasa kini)

Oleh: Aris Meta Hanoe


www.google.com


Seperti kegilaan dalam cinta yang tidak putus
 saling menggait untuk menciptakan impian romantis dalam awan

cinta telah bercampur baur dengan kegilaan sensasional
dan menghimpit pada ruang gelap tanpa makna
seolah-olah mencari cinta dalam butanya cinta

Antara cinta dan kegilaan
telah dicampurkan oleh hedonisme
telah disatukan oleh kegilaan,
kegilaan yang dramatis

Kegilaan yang telah mereduksi makna hakiki cinta
sehingga membunuh hakiki cinta
seolah cinta hanya untuk mencari dan mendapatkan

kegilaan cinta adalah sesuatu yang semu dan hilang nilainya
cinta bukan lagi sesuatu getaran, melainkan guncangan kebohongan

Jika hanya kebohongan yang ada didalam diri kita
apakah itu yang dinamakan cinta?
bukan!!!
tapi!!!
tapi!!!
kenafsuan yang kini menguasai diri kita